Sunday, 24 November 2013


“ Dia merugikan saya, dia menyakiti saya, Dia semena-mena pada saya, dia merampok saya .” Mereka yang tetap berpikiran seperti itu Tidak pernah dapat meredakan kebenciannya. “ Dia merugikan saya, dia menyakiti saya, Dia semena-mena pada saya, dia merampok saya .” Mereka yang tidak berpikiran seperti itu Akan dapat meredakan kebenciannya. Sebab didunia ini, Kebencian tidak pernah dipadamkan oleh kebencian, Hanya cinta-kasih yang dapat memadamkan kebencian, Inilah Hukum yang abadi .” ( Dhammapada: 3 ,4,5 )








Pesan Moral : Walaupun direndahkan, dicari-cari kesalahannya, seseorang seharusnya tetap tenang dan tersenyum lembut penuh dengan cinta kasih, seperti Sang Buddha. Seseorang yang menyimpan kebencian, kemarahan, permusuhan dalam hati hanya membuat derita sendiri, membuat hati tidak bergembira. Memaafkan akan memadamkan api derita dalam diri dan menyejukkan hati . Perasaan akan menjadi gembira. Sumber: * Devatasamyutta No.35, Samyutta Nikaya I Halaman 91 ( Samyutta Nikaya, terjemahan Indonesia terbitan Dhammacitta Press. ) * Berita Vimala Dharma No.142/BVD/Januari/2012, Halaman 11